Apakah anda masih ingat ? 1,5 tahun yang lalu, beberapa desa di kecamatan Jenu, kabupaten Tuban, Jawa Timur, viral di media sosial. Warga desa kaya mendadak, karena lahan mereka dibeli oleh Pertamina, dengan harga tinggi, untuk dijadikan kilang baru.
Desa-desa itu diserbu oleh sales mobil, agen properti dan agen asuransi. Truk-truk pengangkut mobil baru hilir mudik di jalanan desa, rumah-rumah mewah dibangun, mengubah total wajah desa
Tetapi apa yang terjadi kemudian ? Sampai dengan sekarang, sebagian besar warga tidak bisa memperoleh lahan pengganti untuk bercocok tanam, seperti mata pencaharian mereka selama ini. Mereka pun mulai kuatir dengan masa depan mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, Pertamina dan Universitas Gajah Mada, melakukan pendampingan dan pelatihan di beberapa desa terdampak seperti Sumurgeneng, Wadung, Tasikharjo, Rawasan dan Mentoso.
Mentoso adalah desa yang paling dekat dengan pantai. Disini, salah satu hasil tangkapan nelayan adalah udang rebon. Setiap hari, udang rebon dijemur di pinggir pantai, kemudian dijual. Hanya seperti itu.
Mama Maju Mapan berkesempatan memberi pelatihan pembuatan terasi yang berkualitas kepada ibu-ibu di desa Mentoso. Udang rebon hasil tangkapan nelayan diolah lebih lanjut menjadi terasi, sehingga memiliki nilai tambah, dapat dijual lebih mahal dan tentu saja membuka lapangan pekerjaan.
Semoga sedikit pengalaman dan pengetahuan yang bisa kami bagi, bermanfaat bagi penduduk desa, dan semoga para MAMA di desa ini bisa MAJU dan hidup lebih MAPAN.
@ugm.yogyakarta @pertamina @pt.pertamina.rosneft
#desamiliarder #terasi #jenu #tuban #ugm #pertamina #kkn #kkndidesapenari #ukm















